Roy Suryo, Sebenernya Kamu Paham Nggak Sih???

Written by Kasatrya on March 30, 2008 – 7:28 pm -
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...


"Pakar" ini berkata:

"Bagi saya pribadi ini adalah tindakan pengecut para hacker dan blogger. Saya hanya korban sekunder. Korban primernya ya Depkominfo dan Partai Golkar. Hacker dan Blogger jelas ada di balik kasus ini. Karena mereka paling nggak setuju dengan pengesahan UU ITE," ujar Roy Suryo yang dihubungi kompas.com melalui telepon.

Sumber: Kompas

"Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah," katanya.

Sumber: Kompas

Begitulah komentar seorang "pakar" telematika yang bernama Roy Suryo. Saya nggak habis pikir, kenapa dia selalu mendiskreditkan para blogger dengan statement2nya yg gak masuk akal dan salah kaprah.

Sejak awal meroketnya si Roy ini, saya nggak terlalu ambil pusing dengan kata2nya, kegiatan roy selalu berkutat di seputar masalah yg cenderung sensasional. Tapi sejak kasus lagu kebangsaan kita yg diaku ditemukan oleh si roy saya mulai tertarik untuk memperhatikan gerak-geriknya.

Dan muncullah masalah ini, situs depkominfo dan partai Golkar di deface (dirubah tampilannya) dengan menampilkan gambar si Roy bersama 2 orang wanita bule telanjang.

Seketika itu juga Roy Suryo mencak2 dan langsung mengeluarkan kata2 pedas kepada para hacker dan blogger. Saya nggak paham hubungan para hacker dengan hal ini, oleh karena itu saya tidak akan berkomentar.

Yang saya pertanyakan adalah, apa hubungannya blogger dengan kegiatan deface??? 

Blog diciptakan untuk mempermudah pengguna internet awam yang tidak familiar dengan bahasa2 pemrograman, sehingga dengan mudah para pengguna awam itu bisa meluncurkan situs mereka sendiri. Sedangkan untuk melakukan Deface atau mengganti tampilan web orang lain, seseorang harus memiliki keterampilan dan pengetahuan bahasa pemrograman, karena untuk mengakses situs milik orang lain secara ilegal adalah tidak mudah, diperlukan sebuah keahlian khusus untuk menjebol sistem keamanan di web tersebut.

Bisa dipastikan bahwa kebanyakan para blogger tidak memiliki kemampuan ini, mungkin ada segelintir blogger yg mampu dan memiliki keahlian Deface tapi itu bukan berarti semua blogger digebyah uyah/disama ratakan sebagai pelaku deface.

 Melihat hal ini, kita patut mempertanyakan kadar ke"pakar"an seorang Roy Suryo, sebagai seorang pakar di bidang IT, kenapa dia tidak paham akan perbedaan istilah ini? bahkan berkali2 dia mendiskreditkan para blogger di berbagai media. Orang ini mengerti arti kata blogger aja enggak, tapi sudah berani berkata2 di media. Menilik hal ini, secara pribadi, bahkan saya meragukan kadar jepakaran Roy Suryo karena statement dan sensasi2 yang dia ciptakan dimana2, lagipula siapa sih yang ngangkat dia jadi Pakar Telematika? bingung juga darimana istilah itu.

Cek statement konyol lainnya dari si "pakar" ini:

…"Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu," tandasnya.

Tukang tipu? Roy mengklaim banyak blogger yang memajang informasi fiktif dan bohong-bohongan, seperti halnya kasus blogger Solo yang meninggal dunia setelah mem-posting mimpinya di blog. Menurut Roy blog tidak bisa dipercaya 100 persen. Roy menyarankan lebih baik jangan mempercayai blog karena saat ini banyak sekali orang yang membuat blog dengan menggunakan nama-nama palsu. Hal ini menunjukkan kredibilitas blog sulit dipercaya.

Sumber: Detik

Sebenernya saya udah malas untuk mengomentari orang yang satu ini, tapi saya merasa perlu untuk menegaskan sikap saya terhadap statement2 yang dilontarkan. Komentar2 Roy Surya adalah hal terbodoh dan paling tidak bermanfaat yang pernah saya baca dan saya dengar sejak saya mengenal dunia Internet di tahun 1996. 

Wah saya sampe nggak bisa berkata2 lagi mengenai hal ini, begitu banyak kemarahan dari teman2 blogger yang saya baca, begitu banyak caci maki, saya kira sudah cukup mewakili perasaan saya. Kasus ini membuat saya muak, anda bisa meneliti sendiri mengenai tingkah polah si Roy dan segala kekoyolan yang dia lakukan di Internet, mengenai langkah2nya untuk mencari popularitas, bisa terbaca dengan jelas.

Saya hanya bisa berdoa agar si pakar yg istilah blogger saja tidak paham ini bisa segera bertobat dan berhenti membuang waktu, energi dan bandwith kita dari segala omong kosong dan statementnya yang tidak membawa manfaat.

Go Blogger!

NB: Bagi yang ingin tahu tentang kebohongan dan omong kosong lain yang dilakukan oleh "Pakar Telematika" ini, anda bisa memulai dari sini: http://priyadi.net/archives/2007/08/27/jawaban-dari-leiden-university-library/  Good luck dan silahkan anda nilai sendiri sepak terjangnya… cape dee ~~

If you enjoyed this post, make sure you subscribe to my RSS feed!


Tags: , , ,
Posted in Lain-lain | 3 Comments »
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

RSS